Jumat, 24 Oktober 2014

PERBEDAAN

                                           PERBEDAAN

Apakah perbedaan itu indah??
Kata orang perbedaan itu unik, sesuatu yang berbeda  pasti lebih menarik
Beda bahasa, beda budaya, akan membuat suatu Negara dibilang hebat
Beda sifat, beda kepribadian, akan dibilang lebih beragam

Dalam KBBI perbedaan diartikan selisih;perihal yang membuat berbeda. Kenyatannya, banyak yang menganggap perbedaan bukan suatu yang berselihan malah dianggap sebagai sesuatu yang menarik. Perbedaan dianggap sebagai salah satu faktor yang menjadikan hidup lebih berwarna.

Di tengah iming-iming perbedaan yang menjajikan hidup berwarna, sadarkah kita bahwa kita juga sangat membutuhkan kesamaan ?  sederhananya, untuk dekat sama seseorang kita harus mempunyai satu persamaan agar bisa dijadikan bahan obrolan, tak jarang kita mencari kesukaan orang lain terlebih dahulu agar nyambung diajak bicara. Kita membutuhkan satu kesamaan, entah itu asal, profesi, ataupun kebiasaan. Semua itu kita butuhkan untuk memulai suatu PERBEDAAN nantinya dan janganlah mengkambinghitamkan “kesamaan” disaat hubungan mulai terasa jenuh.
Kembali ke bahasan awal,,
Apakah perbedaan itu indah ?
Saya bukanya pesimis dengan PERBEDAAN, tapi perbedaan itulah yang bisa menghancur KESAMAAN yang kita punya. Contoh sederhana : Pada musim PILPRES kemarin, kedua kandidat memiliki tujuan yang sama untuk mensejahterakan INDONESIA, tapi hanya karena visi dan misi berbeda dan salah satunya harus menang maka muncullah kecemburuan dan persaingan diantara mereka. Hasil akhirnya, muncullah opini-opini yang saling menyudutkan untuk menjatuhkan salah satu.
Kehidupan saya sendiri sangat penuh dengan perbedaan. Saya lahir di lingkungan yang heterogen, lahir di tengah lingkungan yang mayoritas memeluk agama lain. Dari lahir hingga saat ini perbedaan ini tidak  menjadi masalah, semua itu memang terlihat unik, seperti yang diwacanakan. Perbedaan dalam beribadah, perbedaan dalam meyakini kuasa Tuhan, saya anggap sebagai referensi yang didapat secara gratis.
Namun ada satu hal yang sulit jika kita berbicara tentang Cinta Beda Agama.  CINTA tak mengenal perbedaan, hati dapat luluh pada siapa saja, dia tidak mengenal adanya perbedaan. Perbedaan AGAMA dalam suatu hubungan percintaan akan menjadi hal yang sangat rumit. Apalagi cinta itu adalah cinta yang tak bisa diwujudkan dengan suatu ikrar yang pasti. Pada saatnya, akan muncul keegoisan untuk mempertahankan keyakinannya masing-masing.

“Ketika kita sudah terlanjur jatuh cinta , PERBEDAAN akan merasa hebat karena berhasil membuat kita terluka”

Restu Tuhan, restu orang tua tak akan bisa diraih. Tuhan yang katanya Esa, hanyalah simbolik semata dan akan banyak pertanyaan yang muncul :
“Apakah Tuhan benar-benar Esa ? Jika iya, Mengapa kita tidak bisa bersatu ?”
Kita tak bisa hindari akan datangnya cinta, tapi kita bisa membatasi dan harus bisa melogiskan cinta, berpikis logis dan matangkan pikiran sebelum terlanjur jatuh dalam  buaian PERBEDAAN.
Cinta membutuhkan kelogisan. Kelogisan itulah obat yang membuat kita tidak merasakan sakit hati. Jika kita dapat berpikir sejak awal, bahwa saya salah jika mencintainya, maka sakit itu  bisa kita hindari.


“Jangan salahkan cinta, tapi salahkanlah logika anda  yang tak pernah ada ketika anda jatuh cinta. Jangan salahkan Keyakinan, karena itu adalah kuasa Tuhan yang telah ditakdirkan”

Pada akhirnya yang dapat saya simpulkan adalah indah dan tidaknya perbedaan adalah jalan yang harus kita tentukan, jika kita mampu mengubah perbedaan menjadi suatu kesamaan, maka perbedaan akan merasa kalah dan jika perbedaan itu sulit untuk kita satukan maka lepaskanlah perbedaan itu dan biarkan dia menghilang tanpa meninggalkan jejak sedikitpun.

Created by : Dida Hafizah Asmarabbiah
24-10-2014






Tidak ada komentar:

Posting Komentar