PERBEDAAN
Apakah perbedaan itu indah??
Kata orang perbedaan itu unik, sesuatu yang
berbeda pasti lebih menarik
Beda bahasa, beda budaya, akan membuat suatu
Negara dibilang hebat
Beda sifat, beda kepribadian, akan dibilang
lebih beragam
Dalam KBBI perbedaan diartikan
selisih;perihal yang membuat berbeda. Kenyatannya, banyak yang menganggap
perbedaan bukan suatu yang berselihan malah dianggap sebagai sesuatu yang
menarik. Perbedaan dianggap sebagai salah satu faktor yang menjadikan hidup
lebih berwarna.
Di tengah iming-iming perbedaan
yang menjajikan hidup berwarna, sadarkah kita bahwa kita juga sangat
membutuhkan kesamaan ? sederhananya, untuk
dekat sama seseorang kita harus mempunyai satu persamaan agar bisa dijadikan bahan
obrolan, tak jarang kita mencari kesukaan orang lain terlebih dahulu agar
nyambung diajak bicara. Kita membutuhkan satu kesamaan, entah itu asal,
profesi, ataupun kebiasaan. Semua itu kita butuhkan untuk memulai suatu
PERBEDAAN nantinya dan janganlah mengkambinghitamkan “kesamaan” disaat hubungan
mulai terasa jenuh.
Kembali ke bahasan awal,,
Apakah
perbedaan itu indah ?
Saya bukanya pesimis dengan PERBEDAAN, tapi
perbedaan itulah yang bisa menghancur KESAMAAN yang kita punya. Contoh
sederhana : Pada musim PILPRES kemarin, kedua kandidat memiliki tujuan yang
sama untuk mensejahterakan INDONESIA, tapi hanya karena visi dan misi berbeda
dan salah satunya harus menang maka muncullah kecemburuan dan persaingan diantara
mereka. Hasil akhirnya, muncullah opini-opini yang saling menyudutkan untuk menjatuhkan
salah satu.
Kehidupan saya sendiri sangat penuh dengan
perbedaan. Saya lahir di lingkungan yang heterogen, lahir di tengah lingkungan
yang mayoritas memeluk agama lain. Dari lahir hingga saat ini perbedaan ini
tidak menjadi masalah, semua itu memang
terlihat unik, seperti yang diwacanakan. Perbedaan dalam beribadah, perbedaan
dalam meyakini kuasa Tuhan, saya anggap sebagai referensi yang didapat secara
gratis.
Namun ada satu hal yang sulit jika kita
berbicara tentang Cinta Beda Agama. CINTA
tak mengenal perbedaan, hati dapat luluh pada siapa saja, dia tidak mengenal
adanya perbedaan. Perbedaan AGAMA dalam suatu hubungan percintaan akan menjadi
hal yang sangat rumit. Apalagi cinta itu adalah cinta yang tak bisa diwujudkan
dengan suatu ikrar yang pasti. Pada saatnya, akan muncul keegoisan untuk
mempertahankan keyakinannya masing-masing.
“Ketika kita sudah terlanjur jatuh cinta ,
PERBEDAAN akan merasa hebat karena berhasil membuat kita terluka”
Restu Tuhan, restu orang tua tak akan bisa
diraih. Tuhan yang katanya Esa, hanyalah simbolik semata dan akan banyak
pertanyaan yang muncul :
“Apakah Tuhan benar-benar Esa
? Jika iya, Mengapa kita tidak bisa bersatu ?”
Kita tak bisa hindari akan datangnya cinta,
tapi kita bisa membatasi dan harus bisa melogiskan cinta, berpikis logis dan
matangkan pikiran sebelum terlanjur jatuh dalam
buaian PERBEDAAN.
Cinta membutuhkan kelogisan. Kelogisan
itulah obat yang membuat kita tidak merasakan sakit hati. Jika kita dapat
berpikir sejak awal, bahwa saya salah jika mencintainya, maka sakit itu bisa kita hindari.
“Jangan salahkan cinta, tapi salahkanlah
logika anda yang tak pernah ada ketika
anda jatuh cinta. Jangan salahkan Keyakinan, karena itu adalah kuasa Tuhan yang
telah ditakdirkan”
Pada akhirnya yang dapat saya simpulkan
adalah indah dan tidaknya perbedaan adalah jalan yang harus kita tentukan, jika
kita mampu mengubah perbedaan menjadi suatu kesamaan, maka perbedaan akan
merasa kalah dan jika perbedaan itu sulit untuk kita satukan maka lepaskanlah
perbedaan itu dan biarkan dia menghilang tanpa meninggalkan jejak sedikitpun.
Created by : Dida
Hafizah Asmarabbiah
24-10-2014

Tidak ada komentar:
Posting Komentar