Memeluk agama Islam bukanlah
disebabkan karena keturunan, bukan karena kebiasaan dan bukan karena
penggabungan dari beberapa pemikiran. Islam adalah agama yang membawa rahmat
bgi setiap makhluk hidup di muka bumi. Islam mencakup semua bidang kehidupan.
Pemeluk agama Islam harus mengetahui sifat-sifat yang dimiliki oleh seorang
muslim yang baik. Apa sajakah sifat-sifat itu akan dijelaskan sebagai berikut :
- Akidah
Berpegang
dengan akidah yang benar lagi murni adalah syarat pertama bagi seseorang
mengaku dirinya beragama Islam dan menjadikan Islam sebagai cara hidupnya. Pegangan
tersebut mestilah selaras dengan apa yang terkandung di dalam Kitabullah
(Al-Quran) dan sunnah Rasulullah SAW.
Contoh
sikap yang mencerminkan beriman kepada Allah adalah :
a. Meyakini
bahwa pencipta alam semesta ini adalah Allah, Tuhan yang Maha Bijaksana lagi
Berkuasa, Maha Mengetahui serta tidak memerlukan pertolongan sesiapapun.
b. Meyakini
bahwa Tuhan yang Maha Mulia tidaklah mencipta segala kejadian alam secara
sia-sia tanpa adanya tujuan.
c. Meyakini
bahwa Allah SWT telah mengutuskan Rasul-rasul dan diturunkan untuk mereka
kitab-kitab dengan tujuan mengajar manusia supaya mengenali Allah dan memahami
matlamat kejadian mereka, mengetahui asal-usul mereka dan ke mana mereka akan
kembali.
d. Meyakini
bahwa orang mukmin akan diberi hadiah Syurga dan kepada orang Kafir api neraka
e. Berusaha
meyajini mengetahui nama-nama dan sifat-sifat Allah yang layak bagi kemuliannNya
Menunjukan
sikap keyakinin kita kepada Allah memang terlihat tidak begitu susah tapi pada
kenyataaannya banyak terjadi penyimpangan akidah. Banyak masyarakat yang lebih
meyakini dukun, jimat dan kebiasaan adat istiadat yang jelas bertentangan
dengan Islam.
- Ibadah
Ibadah
di dalam Islam merupakan puncak bagi sifat kepatuhan dan kerendahan kepada
Allah dan juga puncak betapa ia meyakini keagungan Tuhan yang disembah. Ibadah-ibadah
dalam rukun Islam seperti shalat, puasa, zakat dan haji serta amalan-amalan
lainnya yang dilaksanakan untuk mendapat keredaan Ilahi dan dalam mengamalkan
Syariat-Nya adalah termasuk dalam pengertian ibadah. Sebagaimana firman Allah :
“Dan
(ingatlah) Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan untuk mereka menyembah
dan beribadat kepadaKu. Aku tidak sekali-kali menghendaki sebarang rezeki pemberian
dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberi makan kepadaKu.
Sesungguhnya Allah Dialah sahaja Yang Memberi rezeki (kepada sekalian makhlukNya,
dan Dialah sahaja) Yang Mempunyai Kekuasaan yang tidak terhingga, lagi Yang
Maha Kuat Kukuh kekuasaanNya.” (Surah Al-Zariyat 51: Ayat 56-58)
Hal
yang perlu diperhatikan dalam beribadah adalah :
a. Meyakini
ibadah saya mempunyai hubungan dengan Tuhan yang disembah atau yang sering
disebut keiklasan
b. Melaksanakan
ibadah dengan penuh khusyuk sehingga saya dapat merasakan kelazatan serta manisya
ibadah
c. beribadah
dengan merasakan kehadiran Allah dan melupakan segala urusan dunia
d. Merasa
ingin terus beribadah dan selalu curhat ataupun menyampaikan segalanya kepada Allah
e. Melaksanakan
shalat malam yang akan menjadikan itu kebiasaan setiap malamnya . Allah s.w.t
juga menerangkan sifat hamba-hambanya yang mukmin: “Mereka sentiasa mengambil
sedikit sahaja: Masa dari waktu malam, untuk mereka tidur. Dan pada waktu akhir
malam (sebelum fajar) pula, mereka selalu beristighfar kepada Allah (memohon ampun).”
(Surah Al-Zariat 51: Ayat 17-18)
f.
Memanfatkan waktu membaca dan mengkaji isi
Alquran
- Akhlak
Dalam
akhlak ada beberapa hal yang harus kita pelajari ;
a. Menjauhkan
diri dari perkara-perkara syubhat.
b. Memelihara
pandangan.
c. Memelihara
lidah.
d. Bersifat pemalu.
e. Sersifat lemah-lembut.
f.
Bersifat benar.
g. Bersifat tawaduk.
h. Menjauhi sangka buruk dan mengumpat.
i.
Bermurah
hati.
Kemuliaan
akhlak adalah muamalaht utama bagi ajaran Islam sebagaimana yang ditegaskan
oleh Rasulullah s.a.w tentang tujuan pengutusan baginda: Hal ini dipertegaskan
lagi di dalam Al-Quran:
“Yaitu
mereka (umat Islam) yang jika Kami berikan mereka kekuasaan memerintah di bumi
nescaya mereka mendirikan sembahyang serta memberi zakat, dan mereka menyuruh
berbuat kebaikan serta melarang dari melakukan kejahatan dan perkara yang
mungkar dan (ingatlah) bagi Allah jualah kesudahan segala urusan.” (Surah
Al-Hajj, Ayat: 41).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar