Sabtu, 07 Desember 2013

MARKAS BESAR


Jalan Pagi Balai Kota
Rencana awal mau nulis tentang kebudayaan kota kelahiran,, tapi setelah 2 jam ngobrak-ngabrik google untuk jadi literature gk dapat-dapat juga , so akhirnya aku memutuskan untuk menuliskan cerita ini.
Cerita tentang kegilaan anak kosan yang nggak ada habisnya. Aku nulis ini dalam keadaan ruaammeee banget,, di ruang tv anak-anak pada karokean, termasuk aku juga sih nyanyi-nyanyi nggak jelas gitu .. mengisi  malam minggu  (maklum pada jomblo semuanya).
Ruang yang berukuran sekitar 4x4 ini menjadi markas besar kami, rasanya kamar hanya sebagai tempat ganti baju, dan tidur aja. Belajar, makan, nonton semuanya di ruangan ini, aku pun sekarang nulis di markas besar ini dan hampir udah 2 minggu tidur di markas ini soalnya kami melakukan aksi solidaritas dukung Kinan (anak kossan)  soalnya tempat tidurnya ambruk dan blom diperbaiki.(hahaha,, niru dokter yg dukung Dr. Ayu).
Karokean pun masih berlanjut dari lagu jaman jadul sampai terbaru. Lagu jaman paling jadul yang diputar kalian tahu lagu apaa?? lagu KEMESRAAN yang entah siapa yang nyanyiin.. kalo bingung, yang gimana lagunya, sini dengerin aku ya,, kemesraaan ini janganlah cepat berlalu, pokoknya gitu dah,, masaa gk tahu sih???

Satu yang aku syukuri Ibu Kost gk pernah maraah kalo kita ribut, malah senang kita ribut supaya dia agak kesepian katanya. Hmm.. di kosan ini jadi benar2 merasa di rumah sendiri meskipun jauh dari orang tua, tapi saling berbagi cerita, menolong dalam hal apapun dan keterbukaaan membuat kita semua merasa nyaman dan merasa seperti punya keluarga baru … J J J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar