Sekarang saatnya saya akan menceritakan tentang kampung halaman. Saya Lahir di sebuah kota bernama Bajawa. Bajawa adalah ibukota Kabupaten Ngada
yang berada di tengah Flores, NTT. Dilahirkan di tempat ini membuat saya merasa
sangat bangga, kota kecil dengan suasananya yang selalu membuatku ingin pulang.
Pertama, Bajawa sering dibilang seperti kuali, kira-kira kenapa
ya?? oke lah akan saya jelaskan..
Kota kecil ini dikelilingi oleh bukit dari utara hingga selatan
dan rumah-rumah penduduk berada di kaki bukit dan itu terlihat seperti kota
dalam kuali atau bahasa kerennya kayak lembah gitu. Karena dikelilingi oleh
bukit-bukit jadi teman-teman sudah bisa memastikan bagaimana cuacanya disana.. yaps
bener dingin banget,, rasanya kurang turun salju aja ada disana. Bangun pagi
kalo ngomong mulut beruap-uap dan rasanya nggak mau lepas dari selimut, jaket
tebal dan kaos kaki. Suhunya berkisar 10 – 15 C. Rasa dinginnya hilang sekitar
jam 9 sampai 3 sore.. setelah itu dingin lagi deh… jadi kalo mau mandi jam
segitu aja, atau kalo nggak dihangatin dulu airnya.
Kedua, penduduknya mayoritas adalah Katolik, tapi agama lain pun
tetap diberikan kebebasan dalam melakukan ibadah. Rasa saling menghomati dan
menghargai sesama warga pun sangat tinggi. Sebagai orang yang tergolong
minoritis, saya merasa aman-aman saja. Masjid dan Gereja saling bersebelahan
dan tidak pernah terjadi apa-apa. Mata pencahariannya banyak yang berkebun dan
berternak sebagaianya lagi wirausaha atau jadi PNS.
Untuk geografis dan keadaan masyarakaatnya cukup ini dulu ya..
di posting berikutnya akan saya ceritakan kebudayaan,Pariwisata dan kekayaan
alam yang dimiliki kota kecilku..
Bye bye..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar