Ternyata Ginjal dan Pisang Tak Bersahabat
Pisang merupakan
buah-buahan yang sangat merakyat yang dapat dikonsumsi oleh semua kalangan,
harga pisang yang murah dapat menjadi makanan pencuci mulut di setiap rumah. Rajin
mengonsumsi pisang banyak memberikan manfaat bagi tubuh kita. Pisang mengandung
vitamin C, karbohidrat, serta mineral. Dalam
satu buah pisang seberat 225 g, terkandung 200 kalori yang merupakan sumber
energi untuk tubuh, terdapat juga kandungan serat sebanyak 6 g. Kandungan serat
sebanyak ini dapat memenuhi 23% kebutuhan tubuh akan serat harian. Sayangnya,
bagi penderita gagal ginjal harus menghindari mengonsumsi buah ini. Pasalnya,
mineral yang terdapat dalam pisang khususnya kalium memberikan efek buruk pada
penderita gagal ginjal. Di dalam tubuh, kalium berfungsi untuk menjaga
keseimbangan garam dan cairan, serta membantu untuk mengontrol tekanan darah.
Namun, pada penderita gagal ginjal, ginjal sudah kehilangan fungsinya untuk
mengatur kalium tubuh. Jika kadar kalium tinggi (hyperkalemia) menyebabkan
irama jantung terganggu dan jika kadar kalium rendah (hypokalemia) menyebababkan
seseorang mudah merasa lelah. Oleh karena
itu penderita gagal ginjal selalu
disarankan untuk mengatur pola makan mereka, bukan pisang saja tapi buah-buahan
lain seperti apel pun harus dikurangi. Selain gagal ginjal kalium pun memeliki
efek yang dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah yang memicu terjadinya
migren, stroke dan kontriksi jantung. Apalagi pada pasien yang memiliki
kebiasaan mengonsumsi obat dengan pisang harus segera
disarankan untuk mengganti pisang dengan bubur,
walaupun merubah kebiasaan dari makan pisang ke bubur terasa sulit tapi inilah
solusi paling mudah untuk menghindari efek kalium. Jadi, ketika menjenguk
kerabat yang menderita gagal ginjal tak perlu membawa bingkisan buah tapi cukup
membawa senyuman saja. .jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar