Sabtu, 01 Juni 2013



Ternyata Ginjal dan Pisang Tak Bersahabat


Pisang merupakan buah-buahan yang sangat merakyat yang dapat dikonsumsi oleh semua kalangan, harga pisang yang murah dapat menjadi makanan pencuci mulut di setiap rumah. Rajin mengonsumsi pisang banyak memberikan manfaat bagi tubuh kita. Pisang mengandung vitamin C, karbohidrat, serta mineral. Dalam satu buah pisang seberat 225 g, terkandung 200 kalori yang merupakan sumber energi untuk tubuh, terdapat juga kandungan serat sebanyak 6 g. Kandungan serat sebanyak ini dapat memenuhi 23% kebutuhan tubuh akan serat harian. Sayangnya, bagi penderita gagal ginjal harus menghindari mengonsumsi buah ini. Pasalnya, mineral yang terdapat dalam pisang khususnya kalium memberikan efek buruk pada penderita gagal ginjal. Di dalam tubuh, kalium berfungsi untuk menjaga keseimbangan garam dan cairan, serta membantu untuk mengontrol tekanan darah. Namun, pada penderita gagal ginjal, ginjal sudah kehilangan fungsinya untuk mengatur kalium tubuh. Jika kadar kalium tinggi (hyperkalemia) menyebabkan irama jantung terganggu dan jika kadar kalium rendah (hypokalemia) menyebababkan seseorang mudah merasa lelah.  Oleh karena itu  penderita gagal ginjal selalu disarankan untuk mengatur pola makan mereka, bukan pisang saja tapi buah-buahan lain seperti apel pun harus dikurangi. Selain gagal ginjal kalium pun memeliki efek yang dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah yang memicu terjadinya migren, stroke dan kontriksi jantung. Apalagi pada pasien yang memiliki kebiasaan mengonsumsi obat  dengan pisang harus segera disarankan untuk mengganti pisang dengan bubur, walaupun merubah kebiasaan dari makan pisang ke bubur terasa sulit tapi inilah solusi paling mudah untuk menghindari efek kalium. Jadi, ketika menjenguk kerabat yang menderita gagal ginjal tak perlu membawa bingkisan buah tapi cukup membawa senyuman saja. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar